Harga mahal Kebebasan Akademik

Artefak sejarah bangsa ini terkait dengan kebebasan akademik agak memiriskan. Jika dikerucutkan lagi menjadi bagian yang lebih kecil, yaitu penerbitan buku, koran maupun majalah, maka kemirisan ini seolah menemukan kebenarannya. Tak terhitung berapa banyak korban pembredelan oleh Orde Baru. Orde sebelumnya juga kerapkali berperilaku sama. Begitu tak sejalan dengan kemauan pemerintah yang berkuasa, jangan harap penerbitan itu akan sampai ke tangan masyarakat. Lalu lalang kejadian seperti ini telah menjadi perhatian serius banyak pihak. Anehnya, perhatian dan beberapa gerakan yang ada seolah dianggap angin lalu oleh pemerintah. Kejadian yang nyaris sama kembali terjadi belakangan ini. Semua ini tentu menyedot perhatian publik dalam skala luas....